Home » Berita » Hukum » Nyawa Terancam, Saksi Prabowo Takut Ajukan Keberatan ke KPU

Nyawa Terancam, Saksi Prabowo Takut Ajukan Keberatan ke KPU

JAKARTA [SuaraMahasiswa.Net] – Koordinator saksi dari kubu Prabowo-Hatta di Kabupaten Dogiyay, Papua, Elvincent Dokomo mengaku nyawanya terancam. Sehingga, dia tak berani mengajukan keberatan kepada KPU tingkat Kabupaten Dogiyay.

Bahkan dalam prosesi rekapitulasi suara di tingkat kabupaten, Elvincent tak berani mengajukan keberatan atas hasil rekapitulasi yang menunjukkan hasil suara nol persen untuk pasangan Prabowo-Hatta.

“Saya enggak berani mengajukan keberatan yang mulia, karena ini demi keselamatan diri. Jangankan diri saya, bupati saja diusir,” kata Elvincent dalam keterangannya dihadapan majelis hakim MK hari ini (12/8).

Vincent menegaskan, nol-nya suara untuk Prabowo-Hatta disebabkan oleh seluruh petugas KPUD Dogiyay yang memerintahkan kepada bawahannya untuk mencoblos nomor urut dua.

“Kami dapat nol karena ketua penyelenggara, beserta empat anggotanya itu memerintahkan PPS, PPD sampai KPPS untuk merekap nomor satu kosong, semua suara dikasih ke nomor dua, jadi tidak ada pencoblosan, yang mulia,” sambungnya.

Ketua Hakim MK Hamdan Zoelva, pun menanyakan bentuk ancaman yang dialaminya oleh saksi, namun Elvincent tidak mau menjawab. “Kalau saudara tidak mau bicara percuma dong saudara datang jauh-jauh ke sini, tak ada artinya,” urai Hamdan.

Elvincent pun mengaku bersedia memberi keterangan secara tertutup. “Saya bersedia memberi keterangan asal tertutup yang mulia,” tegas Elvincent dengan raut wajah ketakutan.

Sumber: kompas.com

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*